Langkah kaki keliling kampung setelah salat Ied selalu menjadi momen yang ditunggu Muhammad Abdul Nur Rais. Bersalaman dengan tetangga yang jarang ditemui, lalu menikmati opor ayam buatan nenek, menghadirkan kehangatan khas Idulfitri yang tak tergantikan.
Santri kelas XII SMA DTBS Batam itu memandang lebaran sebagai waktu membersihkan hati sekaligus mempererat hubungan dengan orang-orang di sekitar. Di tengah keriuhan tamu dan silaturahmi, Rais tetap berusaha menjaga kebiasaan ibadah yang ia bangun selama di pondok.
“Saya memasang alarm di ponsel agar tetap salat tepat waktu di tengah keriuhan tamu,” ungkapnya. Untuk tilawah, Rais memanfaatkan waktu singkat setelah subuh atau sebelum tidur agar interaksinya dengan Al-Qur’an tetap terjaga.
Tentang silaturahmi, Rais memiliki pandangan yang dalam. Menurutnya, menyimpan dendam seperti memikul beban di pundak. “Memaafkan itu melepaskan emosi negatif. Saat kita berani meminta maaf, kita belajar menerima bahwa diri kita tidak sempurna. Itulah yang memberikan rasa lega luar biasa dan mengurangi rasa cemas,” jelasnya.
Di rumah, Rais juga sigap membantu orang tua, mulai dari mencuci piring hingga merapikan ruang tamu setelah tamu pulang. Ia bahkan menyempatkan berbagi makanan kecil kepada petugas keamanan di sekitar rumah.
Bagi Rais, disiplin waktu dan kemampuan mengendalikan diri menjadi bekal berharga yang ingin terus ia jaga setelah lulus SMA. (Dian Safitri)
🎉 Informasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)
📚SMA Daarut Tauhiid Boarding School Batam
🌐 Link pendaftaran:
👉 https://ppdb.daaruttauhiid.sch.id
📞 Informasi lebih lengkap hubungi:
💬 Humas SMA Daarut Tauhiid Boarding School Batam
📱 082130006696
🏫 SMA Daarut Tauhiid Boarding School Batam
📍 Alamat: Jl. Trans Barelang Barelang No.KM. 3, Tembesi, Kec. Sagulung, Kota Batam, Kepulauan Riau 29434
✨ Ayo daftarkan putra putri terbaik Ayah Bunda, jadikan mereka generasi cerdas, berakhlak, dan berkarakter Islami! 🌟